THREE TYPE OF MUSLIMS

1) NON-PRACTISING

2) PART TIME PRACTISING

3) THOSE WHO TRY TO OBEY ALLAH (swt) IN EVERY ASPECT OF LIFE.

FIRST OF ALL WE SHOULD BE THANKFUL TO ALLAH (swt) THAT WE BORN IN MUSLIM FAMILY. WE ALL MUST CHECK IN WHICH CATEGORY WE FALL. IF WE FALL IN FIRST TWO CATEGORIES THEN STILL WE HAVE TIME TO CHANGE OURSELVES.

BEING A MUSLIM WE KNOW THAT THERE WILL BE A DAY OF JUDGEMENT AND WE HAVE TO ANSWER ALLAH (swt) ABOUT OUR DEEDS. WE ALSO KNOW VERY WELL THAT WHY WE ARE HERE AND WHAT WE HAVE TO DO TO GET SUCCESS IN HEREAFTER.

BUT WE HAVE FORGOTTON THE TRUTH OF DEATH. WE DO ATTEND FUNERAL CEREMONIES OF OUR DEAR ONES BUT JUST AS A CUSTOM. WE DON’T THINK THAT OUR TURN IS NOT TOO FAR.

WE ARE PUTTING ALL OUR EFFORTS TO ACHIEVE LUXURIES OF LIFE AND HAVE NO TIME TO THINK ABOUT DEATH. WHY DON’T WE THINK THAT ALLAH (swt) IS ALSO PROVIDING ALL SUCH LUXURIES TO THE UNBELIEVERS. HOW IT IS POSSIBLE THAT WE WILL BE LOOSER IN CASE WE CHOOSE THE WAY OF ALLAH (swt) TO PASS THE LIFE.

WE THINK THAT ALLAH (swt) IS “GHAFOOR-UR-RAHEEM” AND BEING MUSLIM WE WILL NOT BE PUNISHED WHATEVER WE DO. IF IT IS TRUE THEN WHY STRESS HAS BEEN GIVEN ON FOLLOWING QURAN & SUNNAH BY OUR BELOVED PROPHET (pbuh). GOOD AND BAD CAN NEVER BE EQUAL, “MUSLIM” IS THE NAME OF OBEYING PERSON NOT JUST ONLY ACCEPTING.

WE STILL HAVE TIME TO REPENT AND ASK ALLAH (swt) TO GUIDE US. FOLLOWING ARE THE REQUIREMENTS OF TRUE REPENTENCE:

1. Asking repentance from ALLAH(swt) when alone, specially in “Tahajjud” (Late-night prayer) with tears in eyes and true feeling of sorrow on all our disobedience/ sins.



2. Promise to ALLAH(swt) to try our best not to repeat such disobedience/ sins

again with “Ikhlas”(from the core of our heart).



3. In reality leave those disobedience/ sins.



4. Pay back & compensate the deserving in case “Huqooq-ul-Ibad” broken or ask

Forgiveness from them.

WE HAVE DUAL RESPONSIBILITY FIRST IS TO FOLLOW RELIGION IN ITS TRUE SPIRIT AND SECOND IS TO CONVEY TRUE MESSAGE TO THE UNBELIEVERS. ON THE DAY OF JUDGEMENT THESE NON-MUSLIMS WILL ASK ALLAH (swt) THAT MUSLIMS WERE THE CUSTODIAN OF TRUE RELIGION, THEY NEVER FOLLOWED NOR CONVEYED YOUR MESSAGE TO US. SO BE PREPARED TO REPLY THIS BY ASKING TRUE REPENTENCE FROM ALLAH(swt), FOLLOWING QURAN & SUNNAH AND CONVEYING TRUE MESSAGE TO OTHERS. WE HAVE VERY SHORT TIME, LET US START NOW……………………………..

MAY ALLAH (swt) GIVE US COURAGE TO ACHIEVE THIS TARGET……….AAMEEN
Read More

Tirai Blog Pejuang


Salam ziarah, salam ukhwah
Dewasa ini semakin ramai orang menulis di dalam blog. Perubahan arus semasa yang ketara lajunya menyebabkan alam 'cyber' yang dulunya dianggap mustahil oleh beberapa sarjana kini digunakan secara meluas. Dalam pada itu pejuang-pejuang Islam juga tidak ketinggalan untuk menggunakan kesempatan yang ada. Malangnya semakin lama dalam dunia blog semakin blogger dibuai perasaan syok sendiri dalam diri pejuang. Kata-kata Ustaz Nasharuddin Hassan At-Tantawi dalam muktamar yang saya hadiri tepat masuk dalam sanubari. Ungkapan beliau tidak lah seperti yang saya tulis ni tapi lebih kurang “ pemuda seharusnya memiliki blog masing-masing,blog itu bukan sibuk menceritakan tentang kehidupan kita, tentang peribadi kita tetapi tentang perjuangan kita. Bila dah ada blog up-date la, blog tidak up-date tapi suruh orang masuk. Umpanya macam kita ajak orang datang rumah kita, tapi rumah kita banyak habuk, penuh sawang” .
Rasa tertampar pula bula beliau menyentuh aspek up-date blog. Tetapi bila difikir-fikir kembali, betul juga kata beliau, blog seorang pejuang itu bukanlah sibuk menyatakan tentang dirinya sahaja, tetapi sebagai seorang pejuang Islam, seharusnya blog itu menceritakan tentang risalah kebenaran Islam. Menceritan tentang keindahan Islam dan kebesaran Allah. Malahan kita juga haruslah menggunakannya untuk menceritakan tentang lanskap politik dan keadaan dunia umumnya dan Malaysia khasnya. Malaysia kini tercemar dengan media yang berat sebelah, tetapi kalau blog pejuang Islam atau lebih molek kalau saya nyatakan blog ahli Jemaah itu sibuk menceritakan hal diri dari yang lain maka tidak ada bezanya antara pejuang Islam itu dengan orang biasa. Blog ahli Jemaah itu haruslah bermotif dan mempunyai ilmu dan info yang bermanfaat untuk orang ramai. Tidaklah saya nyatakan haram atau tidak boleh menceritakan tentang kehidupan diri, boleh tetapi janganlah kerap. Harini up-date blog cerita awek lama, esok cerita cinta dia tidak berbalas, minggu depan cerita dia jalan-jalan pusing KL jadi bila nak cerita tentang perjuangan? Bagi mereka yang cerita perjuangan pula, up-date blog tu sebulan sekali je. Kalau keadaan ini berterusan nampak gayanya dakwah dan kebenaran itu lambatlah tersebar.
Bila direnung kembali, saya agak sedih juga dengan kelemahan diri. Kagum bila saya melihat blog Ustaz Hasrizal yang sentiasa up-date dengan isi dakwah sekali. Dunia blog ini adalah satu uslub besar yang banyak manfaatnya. Percayakah kalau saya cakap Allah suruh kita berdakwah dalam dunia cyber? Firman Allah dalam surah An-Nahl ayat 125 yang bermaksud” serulah (manusia) ke jalan tuhanmu dengan berhikmah dan berbahaslah dengan cara yang lebih baik”. Mukhlis ni megarutlah, tak jumpa pun ayat alam cyber dalam surah tadi. Bunyi macam mengarut tetapi yang saya maksudkan disini adalah penggunaan perkataan HIKMAH dalam ayat tersebut. Salah satu uslub dakwah yang berhikmah adalah menerusi blog. Dengannya kita boleh berdakwah kepada umum kerana remaja zaman sekarang suka bermain internet maka ini juga adalah medan dakwah kita. Jadi suka untuk saya nyatakan disini untuk diri saya dan sahabat-sahabt yang mengaku ahli Jemaah dan pejuang Islam itu lebih gigih menyampaikan risalah kebenaran dan up-date la blog selalu ye(fokus untuk saya).
Read More

Hakikat Post Terbaik


Sahabat

Hakikat Media